Home Home>  Profile> Demografi

Demografi

Demografi

1. PENDUDUK
Jumlah penduduk Kabupaten Bandung Barat yang cukup besar dapat dijadikan aset pembangunan bila kualitas sumber daya manusianya dikelola dengan baik.
Tahun 2012 jumlah penduduk Kabupaten Bandung Barat mencapai 1.572.806 orang, penduduk laki-laki berjumlah 802.607 orang sedangkan perempuan 770.199 orang, sehingga rasio jenis kelaminnya mencapai 1,04. Dengan rata–rata kepadatan penduduk per kilometer persegi mencapai 1.205 jiwa, dimana Kecamatan Ngamprah memiliki kepadatan penduduk yang paling tinggi yaitu sebanyak 4.459 orang per kilometer persegi, sedangkan Kecamatan Gununghalu merupakan kepadatan yang terendah yaitu sebesar 444 orang per kilometer persegi.
2 KETENAGAKERJAAN
Penduduk usia kerja didefinisikan sebagai penduduk yang berumur 10 tahun ke atas , mereka terdiri dari “Angkatan Kerja“ dan “Bukan Angkatan Kerja”. Proporsi penduduk yang tergolong “Angkatan Kerja” dikenal sebagai “Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK)”. Keterlibatan penduduk dalam kegiatan ekonomi diukur dengan porsi penduduk yang masuk dalam pasar kerja (bekerja atau mencari pekerjaan).
Berdasarkan data yang diterima dari Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, pada tahun 2012 jumlah pencari kerja yang terdaftar sebanyak 3 479 orang atau turun sebesar 108 persen dari tahun sebelumnya..

 

1. POPULATION

The Huge population in Bandung Barat Regency can be asset for development when potencial human resources equiped by well managed
In 2012, number of Bandung Regency population reached 1.572.806, male population reached 802.607 persons, and female population reached 770.199 persons. Its means, sex ratio in 2012 was 1,04 and the population density was 1.205 person per kilometers square. Ngamprah was still the highest density populated with 4.459 person per kilometers square, while Gununghalu was the lowest density populated area with 444. Person per kilometers square.

 

2. LABOUR FORCE

Labour force age is defined as population which has age 10 year and over. Their consist of economically “Active Group” and “Not Economically Active Group”. Ratio between population of economically active group with total population of labour force age is called “Labour Force Participation rates (LFPR)”. this ratio indicates the population taking part in economic sector either in having or looking for a job.
Based on data from Departement of Manpower of Bandung Barat Regency, number of registered job seekers in 2012 reached 3 479 person.